Menikmati Suasana Pedestrian Malioboro Setelah Renovasi

Malioboro Yogyakarta – Pada tahun 2015 hingga 2016 lalu, pemerintah kota Yogyakarta melakukan renovasi besar-besaran terhadap jalan Malioboro. Malioboro kini telah disulap menjadi kawasan pedestrian yang ramah akan pejalan kaki.

Kini para pengunjung dapat secara leluasa menikmati sepanjang jalan malioboro yang semakin bersih dan bahkan tersedia jalur khusus untuk orang berkebutuhan khusus seperti tuna netra.

Wisata Malioboro Yogyakarta

Renovasi Malioboro

Perubahan secara signifikan yang dilakukan pemerintah Jogja di kawasan Malioboro adalah menata kembali kawasan trotoar, terutama dengan memindahkan lahan parkir disana.

Bila beberapa tahun lalu saat pengunjung datang ke Maliboro harus bersusah payah melewati jalan yang dipenuhi dengan motor dan fungsi trotoar beralih sebagai tempat parkir. Maka kini hal tersebut tidak akan dirasakan kembali oleh para pengunjung.

Wisatawan dapat dengan leluasa berjalan dari ujung jalan Malioboro hingga ke kawasan 0 km. Bila lelah berjalan, ada banyak bangku yang disediakan di sepanjang jalan Malioboro, sehingga pejalan kaki dapat bersantai sambil duduk-duduk dan berfoto di sepanjang jalan.

Kawasan trotoar yang direnovasi hanyalah pada bagian kiri jalan, sedangkan bagian kanan masih dibiarkan seperti dahulu.

Oleh Oleh Khas Jogja

Bagian kanan sepanjang jalan Malioboro merupakan tempat para pedagang batik dan oleh-oleh khas Jogja menjajakan dagangannya. Tas batik, daster batik, kemeja batik, kain batik, gelang bambu, cinderamata khas Jogja, dan masih banyak benda khas Jogja lainnya yang dijual di bagian kanan jalan ini.

Keasyikan berbelanja di sepanjang jalan ini adalah skill tawar menawar anda dibutuhkan dalam membeli produk. Beberapa dari kedai yang menjual kaos atau pernak-pernik khas Jogja yang ada di sepanjang jalan tersebut juga ada yang menawarkan harga pas, sehingga bagi pengunjung yang tidak dapat menawar.

Sangat disarankan untuk membeli pada kios pinggir jalan yang menjual produk dengan harga tertera. Hal tersebut akan memudahkan anda dalam belanja tentunya.

Meskipun sudah ditentukan dengan harga pas, anda tidak perlu khawatir karena harga yang dijajakan sangatlah murah.

Untuk satu kaos khas Jogja dengan tulisan Malioboro atau tulisan Jogja lainnya, harga yang diberikan mulai dari Rp15.000 saja. Dengan harga yang sangat murah tersebut, tentu anda sudah dapat membelikan oleh-oleh kaos khas Jogja bagi seluruh keluarga anda.

Keasyikan berjalan-jalan di sekitar kawasan Malioboro lainnya adalah tersedianya air minum gratis di beberapa titik jalan. Bentuk air tersebut menyerupai keran, namun air tersebut layak konsumsi dan disediakan oleh pemerintah setempat.

Konsep tersebut meniru konsep pedestrian di luar negeri yang menyediakan air minum dari keran yang layak konsumsi di sepanjang jalan.

Tempat Foto di Malioboro Yogyakarta

Satu hal lagi, berfoto tentunya menjadi hal yang tidak boleh anda lewatkan selama berjalan di Malioboro. Banyak para pengunjung yang tidak melewatkan berfoto di depan tulisan jalan Malioboro yang ada di ujung jalan.

Namun, faktanya tulisan jalan Malioboro tersebut tersebar di sepanjang jalan tepatnya di samping gang-gang kecil sepanjang jalan. Hal tersebut karena banyaknya pengunjung yang sering antri berfoto di depan tulisan jalan tersebut, sehingga pemerintah menambah jumlah tulisan jalan Malioboro.

Selain itu, ada banyak patung atau hiasan di sepanjang jalan Malioboro yang tidak boleh anda lewatkan untuk diabadikan. Yuk berwisata ke Yogyakarta 🙂

Incoming search terms:

  • malioboro setelah direnovasi
  • renovasi malioboro