Melihat Matahari Terbit dari Ketinggian Gunung Bromo

Wisata Gunung Bromo – Merupakan salah satu tujuan wisata yang populer di kalangan lokal dan asing di Jawa Timur. Gunung Bromo adalah salah satu gunung berapi yang paling aktif di Indonesia dan juga salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi oleh para pelancong.

Gunung berapi dianggap sakral oleh masyarakat lokal dan disebut Brahma yang berarti sang Pencipta bagi umat beragama Hindu.

Wisata Gunung Bromo Melihat Sunset di Puncak

Lokasi Matahari Terbit di Bromo

Waktu pagi adalah waktu terbaik untuk berada di sana dan kemudian melihat cahaya matahari terbit dan penyebaran dramatis Gunung Bromo. Ada dua tempat untuk melihat matahari terbit di Gunung Bromo, yaitu Cemoro lawang dan kawasan Panajakan.

Cemoro lawang berada di sisi terluar daerah gunung Bromo, ada petunjuk jalan menuju lokasi ini, karena tempat ini sangat populer di kalangan pendaki. Pemandangan dari Cemoro Lawang menunjukkan kawasan perkotaan di bawah gunung, dan cukup menghibur para penontonnya.

Namun pemandangan dari sudut pandang puncak Gunung Pananjakan lebih cantik dan seru. Gunung Pananjakan adalah posisi yang paling populer dimana kita bisa melihat pemandangan matahari terbit.

Tips Melihat Matahari Terbit di Bromo

Untuk melihat matahari terbit di kawasan gunung Bromo memang sangat direkomendasikan untuk melihat dari kawasan penanjakan. Dari kaki gunung, anda sangat disarankan untuk memulai pendakian sejak pukul 3.00 bila ingin mengejar sunrise di kawasan ini.

Sebagai persiapan, jangan lupa memakai jaket, penutup kepala tebal dan sepatu, karena dengan suhu kurang dari 10 derajat celcius di sana. Disamping mendaki, pengunjung juga dapat mengendarai jip yang disediakan untuk menuju daerah Penanjakan.

Wisata Gunung Bromo Melihat Sunrise

Dibutuhkan sekitar setengah jam untuk sampai ke area parkir di bukit Penanjakan dan kemudian berjalan selama 10-15 menit menuju puncak bukit Penanjakan. Selanjutnya, dari bukit penanjakan menuju puncak gunung Bromo akan menempuh perjalanan sejauh 2,3 km.

Perjalanan yang lumayan jauh terutama medan berada di kemiringan dan bukan jalan datar. Namun bagi anda yang tidak kuat mendaki atau berjalan panjang, banyak penduduk lokal yang menyewakan kuda untuk menuju kesana.

Di Gunung Penanjakan sendiri, panorama Gunung Bromo dan Gunung Semeru terlihat sangat indah. Karena tempat ini sudah terkenal sebagai spot terbaik untuk melihat matahari terbit di gunung Bromo, maka ada banyak pendaki lain yang akan anda temui disini.

Beberapa masyarakat lokal bahkan sudah terbangun untuk ikut serta menyaksikan keagungan Illahi di pagi hari. Pastikan peralatan kamera anda sudah terbawa dan daya baterei terisi penuh saat kesini.

Wisata di Bromo

Pemandangan matahari dari gunung Bromo memang menjadi daya tarik tersendiri di kalangan para pendaki. Namun masih ada banyak aktivitas wisata yang dapat anda coba di sekitar gunung Bromo. Mulai dari berkuda, berfoto, hingga membeli bunga abadi (bunga Edelweis) yang banyak ditemukan di sekitar punggung gunung.

Selain itu, berkemah di kawasan gunung Bromo juga merupakan kegiatan seru yang tidak boleh anda lewatkan.

Sebelum mendaki, jangan lupa untuk selalu membawa peralatan dan perlengkapan komplit terutama jaket tebal. Suhu di gunung Bromo terutama di malam hari akan menurun secara drastic, sehingga anda bahkan perlu membawa jaket musim dingin.

Tapi jika tidak membawa jaket, Anda bisa menyewa jaket seharga sekitar 25.000-30.000 dan beli sarung tangan seharga 20.000 yang dijual di sekitar gunung.

Demikianlah ulasan tentang gunung bromo yang menjadi tempat wisata di jawa timur, ayoo tunggu apalagi pesan tiket sekarang dan segera berwisata ya 🙂